Ketika ada seseorang
yang telah tiada disekitarku.. tak tau kenapa aku selalu merindukanmu.
Kamu telah pergi begitu lama.. kira-kira ya sekitar 9 tahun yang lalu.. sampai
suatu saat aku mempunyai seseorang sepertimu lagi. Namun hal itu tetap tak bisa
mengubah keberadaanmu dihatiku. Aku tau aku harus mengikhlaskanmu.. yaaa...
tentu aku sudah ikhlas.. tapi apakah rasa rinduku padamu tak boleh
menghampiriku??? Aku benar-benar merindukannya.. walah2.. nulis ini sambil air
mata netes itu nggak asikk... makin deres pula ni air mata..
Aku nggak mau dikasihani.. tapi aku nulis ini biar aku agak
lega, karena aku tak bisa mengungkapkannya.. oke.. stop kasihan.. itu kejadian
udah lama (Pdnya aku, hehehhe... padahal nggak ada yg ngasihani).
Ibu itulah yg aku maksud.. remang-remang aku sudah mulai
lupa senyummu, marahmu, dll.. hanya satu yg tak kulupa yaitu nasehatmu untuk
menjadi anak yang patuh, pintar dan nggak macem-macem.. jadilah orang yg
sederhana dan nggak sombong.. tak tau kenapa akhir-akhir ini aku sangat
merindukanmu ibu.. apalagi pas bulan puasa gini, hmmmmmm.... (sambil ngomong ma mata untuk berhenti
nangis.. ). Walaupun aku sudah punya
penggantimu yang baik juga.. tapi ketika
aku sendirian aku tetap ingat padamu. Aku
ingat dulu ibu berkata kalau ibu akan menemaniku sampai aku menikah dan punya
anak.. tapi ternyata ibu sudah pergi dulu..
memang manusia hanya bisa berencana tapi tetaplah tuhanlah yng
menentukan J
Bersyukurlah teman-temanku yang masih mempunyai orang tua
lengkap.. patuhilah segala nasehatnya.. janagna sampai menyesal pada akhirnya..
#keep spirit :)


0 komentar:
Posting Komentar