Pages

Rabu, 16 Juli 2014

Merindukanmu dalam Kesendirianku



Ketika ada seseorang  yang telah tiada disekitarku.. tak tau kenapa aku selalu merindukanmu. Kamu telah pergi begitu lama.. kira-kira ya sekitar 9 tahun yang lalu.. sampai suatu saat aku mempunyai seseorang sepertimu lagi. Namun hal itu tetap tak bisa mengubah keberadaanmu dihatiku. Aku tau aku harus mengikhlaskanmu.. yaaa... tentu aku sudah ikhlas.. tapi apakah rasa rinduku padamu tak boleh menghampiriku??? Aku benar-benar merindukannya.. walah2.. nulis ini sambil air mata netes itu nggak asikk... makin deres pula ni air mata..

Aku nggak mau dikasihani.. tapi aku nulis ini biar aku agak lega, karena aku tak bisa mengungkapkannya.. oke.. stop kasihan.. itu kejadian udah lama (Pdnya aku, hehehhe... padahal nggak ada yg ngasihani).
Ibu itulah yg aku maksud.. remang-remang aku sudah mulai lupa senyummu, marahmu, dll.. hanya satu yg tak kulupa yaitu nasehatmu untuk menjadi anak yang patuh, pintar dan nggak macem-macem.. jadilah orang yg sederhana dan nggak sombong.. tak tau kenapa akhir-akhir ini aku sangat merindukanmu ibu.. apalagi pas bulan puasa gini, hmmmmmm....  (sambil ngomong ma mata untuk berhenti nangis.. ).  Walaupun aku sudah punya penggantimu yang baik juga..  tapi ketika aku sendirian aku tetap ingat padamu.  Aku ingat dulu ibu berkata kalau ibu akan menemaniku sampai aku menikah dan punya anak.. tapi ternyata ibu sudah pergi dulu..  memang manusia hanya bisa berencana tapi tetaplah tuhanlah yng menentukan J
Bersyukurlah teman-temanku yang masih mempunyai orang tua lengkap.. patuhilah segala nasehatnya.. janagna sampai menyesal pada akhirnya..

#keep spirit :)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Pengikut

Blogroll

About